Penyelundup 5.000 Detonator Bom di Situbondo Ternyata Pernah 2 Kali Dipenjara – Suryamalang.com

SURYAMALANG.COM SURABAYA – Anggota Ditpolairud Polda Jatim meringklus dua penyelundup 5.000 bahan detonator bom ikan saat perahu nelayan mereka bersandar di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Rabu (9/11/2022).
Salah satunya ternyata residivis itu, berinisial MA. Ia pernah ditahan kasus yang sama, yakni penjualan bahan bom ikan. Pada tahun 2014, divonis penjara satu tahun empat bulan. Sedangkan pada tahun 2021 divonis penjara 11 bulan. 
Kendati, dua kali pernah menghuni penjara akibat ulahnya itu. Ternyata hal tersebut tak membuatnya kapok. MA tetap mengulangi perbuatannya. 
“Tersangka ini sebenarnya seorang residivis 2014. Dia juga divonis kasus yang sama. Vonisnya 1 tahun 4 bulan. Lalu, tahun 2021, dia vonis 11 bulan. Iya sudah 3 kali ini,” ujarnya saat ditemui awak media, di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Kamis (10/11/2022). 
Dalam aksinya kali ini. Modus yang digunakan oleh MA, bersama seorang temannya, berinisial AF. Ribuan bahan detonator tersebut, dikemas dalam dua wadah kemasan kardus mi instan. 
Kemasan kardus tersebut dibungkus plastik warna kuning dan diikat menggunakan tali pada semua permukaan kardusnya. 
Ribuan benda tersebut merupakan salah satu komponen bahan peledak yang biasa digunakan nelayan mencari ikan secara ilegal atau lazim disebut Bondet. 
“Memang benar tanggal 9 November kemari, sekitar pukul 16.00 anggota Polair, berhasil menemukan 5.000 buah bahan detonator bom ikan,” ungkapnya. 
Setelah diselidiki. Ternyata kedua nelayan tersebut, memperoleh pasokan benda tersebut dari sebuah daerah di kawasan Kepulauan Raas, Sumenep, Jatim. 
“Lokasi pembuatan detonator itu di hutan Kepulauan Raas. Jauh,” katanya. 
Seandainya aksi ilegal penyelundupan benda berbahaya itu tidak kepergok, mereka bakal menjualnya ke kawasan Pulau Sumatera dan Kalimantan. 
Sehingga, mantan Kapolsek Wonokromo itu, menegaskan, benda tersebut memang secara sengaja akan diperjualbelikan kepada pihak lain dengan kegunaan mencari ikan secara ilegal, yakni bahan peledak. 
“Ini bahan bom ikan,” pungkasnya. 
Penyebab Goncangan Besar dari Kedalaman 632 Km di Bawah Laut Jawa Terasa di Seluruh Jatim
Jumat, 14 April 2023
772.145 Pemudik dari Segala Penjuru Diprediksi Masuk Bandar Udara Terbesar di Jawa Timur
Jumat, 14 April 2023
Cerita Warga Mendengar Jeritan Korban yang Kesakitan karena Dibakar oleh Ayah Tirinya di Surabaya
Jumat, 14 April 2023
Terungkap Cara Pria di Surabaya Bakar Istri Siri dan Dua Anak Tirinya dengan 7 Liter Bensin
Jumat, 14 April 2023
Byuurrr! Suami Siram Istri Siri dan Dua Anak Tiri dengan 5 Liter Bensin, Lalu Membakarnya
Jumat, 14 April 2023

source

× Pesan Travel